Menentukan Harga Jual Bagi Para Freelancer

20151117183622-small-business-woman-desk-office

Pekerja part time , ini cara menentukan harga jual layanan Anda sehingga Anda dan penyewa jasa Anda tidak merasa rugi. Dalam artikel ini pula, saya akan membahas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap harga jual Anda.

Khawatir dengan Harga Jual

Sebagai seorang pekerja lepas , pasti Kamu seringkali dihadapkan dengan dilema harga jual. Harga jual terlalu tinggi dapat membuat klien potensial hilang dan menyewa jasa orang lain, tetapi harga jual yang terlalu rendah membuat Anda menghasilkan lebih rendah daripada sepantasnya. Walaupun mengetahui harga umum untuk suatu pekerjaan merupakan hal yang membantu, realitanya Jarak harga dapat sangat lebar.

Faktor Waktu

Contoh cara dalam mengetahui berapa harga yang seharusnya Anda kenakan ke klien adalah dengan cara mengetahui jumlah yang Anda butuhkan. Terdapat 3 faktor utama yang berpengaruh pada jumlah yang seharusnya dan yang dapat Anda gunakan, yaitu anggaran Anda, kualitas diri Anda, dan berapa banyak waktu yang Anda miliki.

Dari ketiga faktor tersebut, waktu adalah faktor yang paling bervariasi ; Anda dapat memotong biaya Anda atau meningkatkan keahlian Anda sehingga Anda dihargai lebih, tetapi meningkatkan waktu untuk bekerja sama dengan mengurangi waktu untuk faktor lainnya. Dengan kata lain, cara Anda menghabiskan waktu Anda setiap bulannya akan menentukan berapa jumlah penghasilan Anda.

Jika Anda ingin menghasilkan pendapatan yang lebih banyak, berarti Anda harus menghabiskan waktu yang lebih panjang untuk mengerjakan tanggung jawab Anda. Tetapi berapa banyak pendapatan yang sebenarnya Anda inginkan dan seberapa panjang waktu yang seharusnya Anda habiskan? Oleh karena itu, faktor anggaran adalah faktor kedua yang sangat penting untuk menghitung harga jual Anda.

Faktor Anggaran

Faktor anggaran adalah faktor yang penting untuk menentukan jumlah biaya yang Anda butuhkan setiap bulannya dan berapa yang harus Anda hasilkan untuk mencukupi kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menyusun anggaran dengan tepat.

#1: Susunlah Dua Anggaran Berbeda

Terdapat dua macam anggaran yang harus Anda susun. Pertama, Anda harus menyusun anggaran minimal yang mana anggaran tersebut terdiri dari kebutuhan pokok, cicilan bulanan, utilitas (listrik dan air) serta biaya lainnya (transportasi, dana darurat). Anggaran minimal ini adalah pengeluaran minimal yang harus Anda keluarkan setiap bulannya untuk menunjang sehari-hari Anda.

Anggaran kedua adalah anggaran yang diinginkan. Pada anggaran ini, hal-hal pokok tidak berubah tetapi, jika Anda mendapatkan penghasilan lebih, maka Anda dapat menabung lebih banyak baik untuk kebutuhan pensiun atau untuk travelling.

No Uraian Anggaran Minimal (Rp) Anggaran Ideal (Rp)
1 Konsumsi 1.000.000 1.000.000
2 Sewa 1.000.000 1.000.000
3 Listrik + Air 100.000 100.000
4 Transportasi 100.000 100.000
5 Tabungan 300.000 500.000
6 Belanja – 200.000
7 Dana Darurat – 100.000
TOTAL 2.500.000 3.000.000

#2: Bandingkan Harga Jual Anda dengan Anggaran Anda

Jika pengeluaran Anda melebihi pendapatan Anda setiap bulannya, maka sebaiknya Anda mencari pengalaman lebih, atau mengambil kursus untuk meningkatkan keahlian Anda sehingga Anda dapat menggunakan harga jual yang lebih tinggi untuk klien. Cara lainnya adalah dengan mengurangi anggaran Anda. Teliti kembali susunan anggaran yang telah Anda bentuk, kemudian kurangilah pos dana yang dapat dihilangkan atau tidak mendesak.

#3: Susun Rencana Bisnis

Rencana bisnis dapat membantu Anda menentukan harga jual Anda. Mulailah dengan menyusun rencana bisnis tahunan, yaitu rencana sebagai seorang profesional dan rencana keuangan. Misalnya, sebagai seorang freelancer fotografer, Anda harus berhasil bekerja sama dengan salah satu perusahaan publikasi Anda. Untuk rencana keuangan, misalnya Anda harus mendapatkan 10% lebih banyak daripada tahun lalu.

Dengan menyusun rencana bisnis Anda, Anda akan mengetahui berapa yang seharusnya Anda dapatkan. Dari daftar tersebut, Anda pun akan mengetahui apakah Anda harus menaikkan harga jual Anda atas beberapa klien atau tetap pada harga jual sebelumnya.

#4: Hitunglah Pendapatan per Jam

Dari daftar anggaran yang telah Anda susun, Anda dapat menghitung berapa jumlah uang yang harus Anda dapatkan setiap jamnya. Sebagai contoh: Anda bekerja selama kurang lebih 10 jam setiap harinya atau 200 jam setiap bulan dan anggaran minimal Anda adalah Rp1.500.000 per bulan, berarti setiap jam nya Anda harus menghasilkan Rp7.500.

#5: Susun Jadwal Harian Anda

Walaupun rata-rata waktu yang Anda habiskan untuk bekerja adalah 10 jam, sebagai freelancer, tidak mungkin Anda akan bekerja selama 10 jam non stop. Untuk menyusun jadwal yang lebih efektif, sebaiknya Anda membuat jadwal harian. Jadwal harian ini memuat tugas yang akan Anda kerjakan beserta waktu luang di antaranya. Dengan begitu, waktu Anda akan lebih efektif dan Anda dapat mengerjakan proyek yang meningkatkan penghasilan Anda.

Mengatur Waktu, Anggaran serta Keahlian

Agar Anda dapat menentukan harga jual dengan tepat, Anda harus mengatur waktu Anda dengan baik dan membedakan waktu untuk masing-masing proyek dan mengalokasikan waktu sesuai dengan uang yang Anda dapatkan. Kemudian, dari uang yang Anda dapatkan tersebut, sesuaikan dengan anggaran dan jika pengeluaran Anda berlebihan, tidak ada salahnya untuk mengurangi beberapa pos pengeluaran. Yang terakhir adalah keahlian, dimana jika Anda ingin mengenakan harga jual yang lebih tinggi kepada klien, Anda harus memiliki keahlian yang sepadan dengan harga jual tersebut.

Sumber Berita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s