Memulai Bisnis Tanpa Modal, Caranya?

Bagaimana cara memiliki modal usaha tanpa jaminan? Membangun bisnis mengharuskan Anda mempunyai modal. Jika tidak memiliki modal sendiri maka pinjaman bisa menjadi solusinya. Tetapi bagaimana bisa mendapatkan pinjaman jika tidak memiliki aset yang bisa dijadikan jaminan?

Memulai Bisnis dari Nol

Bisnis kerap dianggap sebagai jalan keluar dari permasalahan keuangan yang biasa saja. Bagi karyawan yang merasa mendapatkan gaji yang tidak cukup, bisnis bisa digunakan untuk mencari penghasilan lebih. Sementara bagi mereka yang kurang beruntung dan sulit mendapatkan pekerjaan, bisnis juga bisa menjadi solusi. Karena dalam bisnis tidak ada batasan usia, pendidikan, maupun faktor lainnya yang dibutuhkan jika melamar pekerjaan. Tetapi satu faktor yang harus ada dalam merintis bisnis adalah modal.

Ketika memulai bisnis dari nol Anda harus siap mencari modal dan mengelolanya dengan baik. Seringkali keterbatasan modal menjadi penghambat dalam membangun sebuah bisnis. Ide bisnis yang sangat brilliant sekalipun tidak ada gunanya jika tidak ada modal. Sehingga mendapatkan modal bisnis menjadi tantangan sendiri bagi sebagian besar orang.

Pertanyaan: Saya butuh modal untuk usaha, ingin pinjam ke bank tetapi tidak punya jaminan. Bagaimana cara mendapatkan modalnya?

Jawab:

Secara umum ada 2 cara untuk mendapatkan modal bisnis, yaitu dengan menggunakan uang sendiri atau menggunakan uang orang lain. Jika menggunakan uang sendiri maka Anda menggunakan tabungan sendiri sebagai modal bisnis. Sementara yang dimaksud dengan uang orang lain ada beberapa jenis, yaitu pinjaman dari bank atau perusahaan yang menawarkan pinjaman. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan modal dari investor, atau membuat perjanjian dengan supplier. Untuk memahami lebih lanjut mengenai berbagai sumber modal bisnis, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

Kali ini, kami akan membahas mengenai modal bisnis dengan pinjaman. Seringkali ketika ingin meminjam dana untuk modal bisnis, hal yang pertama terlintas di pikiran Anda adalah jaminan. Seperti teman kami di atas yang mengatakan bahwa ia ingin meminjam modal bisnis ke bank tetapi tidak memiliki jaminan.

Saat ini, Anda dapat meminjam dana dari berbagai perusahaan. Bukan hanya bank, tetapi juga banyak perusahaan lainnya. Misalnya P2P Lending dan perusahaan-perusahaan lainnya yang menawarkan kredit. Ada produk yang disebut KTA atau Kredit Tanpa Agunan.

Jika untuk pinjaman umumnya Anda harus menjaminkan aset yang cukup berharga, dengan KTA Anda tidak perlu menggunakan aset apapun sebagai jaminan. Hal yang dijadikan jaminan dalam KTA adalah skor kredit Anda di BI Checking. Semakin baik riwayat kredit Anda, maka semakin besar peluang pinjaman disetujui.

Produk pinjaman ini dapat dimanfaatkan bagi Anda yang tidak memiliki aset untuk dijaminkan. Dengan begitu bisnis dapat segera dijalankan tanpa harus menunggu menabung modal. Anda bisa mendapatkan KTA dari bank, perusahaan financing, P2P Lending dan sumber lainnya.

Saat ini persyaratan KTA bahkan sudah dipermudah, prosesnya pun semakin singkat. Bahkan ada KTA yang bisa langsung cair hanya dalam 1 hari saja. Namun berbagai kemudahan ini justru harus membuat Anda semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Walaupun mendapatkan KTA tidak lagi sulit, jangan lupa bahwa KTA adalah liability atau kewajiban, bukan aset. Karena KTA langsung berbentuk uang tunai dan mudah didapatkan, seringkali orang yang mendapatkan KTA seolah menerima ‘rejeki’ mendadak. Karena sudah terlanjur senang karena memegang uang tunai tanpa harus susah payah menabung, akibatnya Anda kurang berhati-hati dalam mengeluarkan uang untuk bisnis.

Pastikan Tujuan Merintis Bisnis

Setiap bisnis pasti dibuat dengan sebuah tujuan. Ada orang yang membangun bisnis karena ingin mengejar passion. Ada juga orang yang membangun bisnis karena butuh penghasilan lebih. Setiap orang berhak memiliki motivasinya masing-masing dalam membangun sebuah bisnis.

Sayangnya banyak orang yang sebenarnya tidak mengetahui tujuan yang jelas dalam bisnis yang dibangunnya. Apapun motivasinya, baik itu keinginan atau kebutuhan, Anda harus memastikan tujuan yang jelas terlebih dahulu. Ini bukanlah hal yang sepele, sebuah pebisnis butuh tekad yang kuat untuk menjalankan bisnisnya.

Biasanya orang yang menjalankan bisnis secara ‘setengah-setengah’ akan kesulitan untuk maju. Bisnis mengharuskan pemiliknya benar-benar mencurahkan tenaga, pikiran dan bahkan perasaan. Terutama jika bisnis itu adalah bisnis yang baru dibangun. Walaupun Anda menggunakan modal sendiri, tekad ini harus benar-benar jelas. Tujuannya adalah agar semangat Anda tidak hanya menggebu-gebu di awal lalu berhenti di tengah jalan.

Konsistensi dalam mengejar tujuan sangat dibutuhkan bagi setiap bisnis. Apalagi jika Anda menggunakan pinjaman seperti KTA. Jika menggunakan pinjaman beragunan, Anda masih termotivasi rasa takut kehilangan aset yang diagunkan. Jika tidak membayar cicilan dengan tertib, bisa-bisa Anda kehilangan aset. Tetapi dalam KTA tidak ada aset yang bisa disita.

Karena itu, efek ‘rasa takut’ mungkin tidak seintens pada pinjaman beragunan. Jika Anda tidak konsisten dalam membangun bisnis, bisa-bisa Anda tidak bertanggungjawab membayar cicilan KTA.

Saya tidak mengatakan bahwa KTA untuk bisnis adalah hal yang buruk. Bahkan secara teoritis KTA untuk bisnis adalah pinjaman produktif. Anda bukan saja bisa memulai bisnis tanpa perlu menabung terlebih dahulu, tetapi ada juga efek leverage atau pengungkit dengan menggunakan pinjaman seperti KTA. Artinya, pinjaman ini bisa jadi sehat untuk keuangan Anda. Namun sehat atau tidak itu tergantung pada sikap Anda terhadap bisnis tersebut.

Membangun bisnis adalah sebuah komitmen yang besar. Ketika akan membangun bisnis, jangan hanya memikirkan keuntungan-keuntungan yang mungkin didapatkan. Pikirkan juga kerugian-kerugian yang mungkin terjadi. Ketika sudah memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis maka Anda harus siap keluar dari zona nyaman.

Jika Anda berhasil mengatasi konsekuensi-konsekuensi tersebut, maka pinjaman seperti KTA justru akan menjadi utang yang sehat. Bahkan efek leverage dari pinjaman ini bisa membuat bisnis Anda berkembang jauh lebih pesat daripada menggunakan uang sendiri.

Konsekuensi vs Keuntungan

Setiap orang bisa memiliki motivasi masing-masing untuk membuat bisnis. Baik itu karena kebutuhan atau sekedar keinginan. Tidak terlalu banyak syarat dalam membuat bisnis. Siapapun Anda, tua atau muda, sarjana atau bukan, latar belakang apapun tetap boleh membuat bisnis. Hanya saja satu syarat yang harus dipenuhi adalah modal. Tidak perlu khawatir jika tidak memiliki modal sendiri serta aset yang bisa dijadikan jaminan pinjaman. Saat ini, sudah ada berbagai pinjaman tanpa jaminan yang bisa Anda manfaatkan. Namun, jangan hanya memikirkan keuntungan bisnis saja. Pastikan Anda mengerti dan bertanggungjawab atas konsekuensi dari bisnis dan pinjaman.

Sumber Berita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s