Jenis Aset Yang Belum Kamu Kenali

Apakah Anda memiliki aset? Jenis aset apa sajakah yang Anda miliki ? Temukan dan kenali setiap jenis aset yang Anda miliki melalui pembahasan mengenai jenis-jenis aset dari artikel yang akan dipaparkan oleh saya di bawah ini. Selamat membaca!

Pengertian Aset atau Aktiva

Aktiva atau yang biasa disebut juga aset adalah kekayaan sumber daya yang dipunyai oleh entitas dalam bisnis yang terukur secara jelas, melalui sebuah satuan uang serta sistem pengurutannya berdasarkan pada seberapa cepat perubahannya dalam konversi menjadi satuan uang kas. Sebagai contoh, sebuah perusahaan properti akan mencatat asetnya dari barang yang memiliki nilai yang paling berharga. Misalnya, tanah atau gedung yang akan dijual namun tidak dicatat sebagai tanah/gedung tetapi sebagai inventori.

Aset juga merupakan harta kekayaan perusahaan yang digunakan untuk mendanai segala operasional perusahaan supaya tercapainya tujuan perusahaan yang salah satunya adalah laba atau keuntungan.

adapun jenis aset dapat bermanfaat secara langsung ataupun tidak langsung, dan sifatnya produktif serta masuk dalam bagian operasi perusahaan dan memiliki kemampuan dalam mengurangi pengeluaran kas. Aset ini memiliki potensi manfaat di masa yang akan datang, dimana potensi manfaat ini bisa dalam bentuk hal-hal yang produktif yang dapat menghasilkan kas ataupun setara dengan kas. Adapun manfaat yang lain dari aset ialah aset sebagai penghasil barang dan jasa (dapat ditukar dengan aktiva lain) serta melunasi kewajiban (utang).

Ada banyak cara untuk memperoleh aset, diantaranya dengan cara diproduksi ataupun dibangun sendiri, serta bisa didapat dengan membeli, atau juga dengan pertukaran aset maupun sumbangan dari pihak lain. Menurut wujudnya, aset sendiri bisa berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible). Contoh aset atau aktiva, yaitu uang tunai (kas), tanah, bangunan, peralatan, perlengkapan, sewa dibayar dimuka, hak paten dan lain sebagainya.

Apabila berbicara mengenai perusahaan, setiap perusahaan pasti memiliki aset atau aktiva untuk kegiatan operasi, pembiayaan, ataupun untuk investasi. Tanpa adanya aset atau aktiva, sebuah perusahaan tidak dapat melakukan berbagai kegiatannya tersebut. Pada dasarnya, aktiva, atau sering disebut sebagai aset, yang merupakan seluruh kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan tertentu, dan kekayaan itulah yang nantinya akan digunakan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan operasi bisnisnya. Aktiva atau aset sangat erat kaitannya dengan kewajiban (utang) dan ekuitas. Selain karena bagian dari elemen neraca, juga karena pemerolehannya yang tidak bisa dipisahkan.

Jenis-jenis Aset atau Aktiva

Aktiva dalam akuntansi pada umumnya di kelompokkan ke dalam tiga bagian, yaitu: Aset Lancar, Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud.

#1 Aktiva Lancar, Current Assets

Aktiva jenis ini biasanya digunakan dan bermanfaat dalam waktu yang relatif singkat dimana tidak lebih dari satu tahun buku dan bisa dikonversikan ke bentuk uang kas. Contoh dari aktiva lancar, yaitu: seperti uang tunai (kas/cash), temporary investment (investasi jangka pendek), accounts receivable (piutang dagang), notes receivable (wesel tagih), inventories (persediaan), accrued receivable (pendapatan yang masih akan diterima) dan prepaid expense (beban dibayar dimuka). Pada suatu neraca biasanya dikelompokkan menjadi aktiva/aset lancar dan aktiva/aset tidak lancar.

Perbandingan antara aset lancar dan kewajiban aset lancar disebut rasio lancar. Nilai ini sering digunakan sebagai tolok ukur likuiditas suatu perusahaan, yaitu kemampuan perusahaan untuk dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Aktiva ini bukan berarti hanya bermanfaat dalam satu tahun saja, tapi karena perputaran yang sangat cepat maka aktiva yang sebelumnya mudah sekali untuk habis dan akan tergantikan dengan aktiva lainnya, begitu seterusnya hingga pada akhir tahun harus ada tutup buku.

#2 Aktiva Tidak Lancar

Aktiva ini merupakan aktiva dengan siklus dan masa manfaat yang cukup lama, yang pasti lebih dari satu tahun. Aktiva ini terbagi menjadi tiga, yaitu aktiva tetap, aktiva tidak berwujud dan investasi jangka panjang.

Aktiva Tetap, Fixed Assets

Aktiva tetap ini merupakan sumber daya/kekayaan yang dimiliki suatu entitas bisnis yang sifatnya permanen dan bisa diukur dengan jelas. Selain itu, aktiva tetap juga digunakan serta bermanfaat dalam waktu yang relatif cukup lama, atau lebih dari satu tahun buku. Tujuan dari aktiva tetap diperoleh perusahaan untuk digunakan sendiri dan tidak dijual kecuali ada hal-hal atau kondisi tertentu yang mengharuskan perusahaan tersebut untuk menjual aktiva tetapnya. Sebagai contoh suatu aktiva tetap misalnya bangunan, tanah, peralatan kantor, mesin, kendaraan dan lain sebagainya. Tujuan pembelian dari aset tetap bukan untuk diperjual belikan tetapi digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan. Selain itu, masa manfaat dari kepemilikan aset tetap lebih dari satu tahun. Karena masa manfaat aset tetap lebih dari satu tahun maka akan ada biaya penyusutan yang menyertainya.

Aktiva Tak Berwujud, Intangible Assets

Aktiva Tak Berwujud atau Intangible Assets ini adalah kekayaan yang manifestasinya tidak berwujud secara fisik yakni tidak dapat disentuh, dilihat, atau tidak bisa diukur secara fisik, namun dapat diidentifikasi sebagai kekayaan secara terpisah, serta kekayaan ini memberikan manfaat dan memiliki nilai tertentu secara ekonomi sebagai hasil dari proses usaha atau melalui waktu. Aset Tak Berwujud ini bisa merupakan hak-hak perusahaan yang kepemilikannya diatur dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. Contoh dari Aktiva Tak Berwujud ini misalnya hak paten, hak guna bangunan, hak sewa atau hak kontrak, franchise, trademark dan goodwill dan lain-lain.

Investasi Jangka Panjang

Aktiva ini meliputi semua investasi jangka panjang yang sebelumnya atau sekarang telah dilakukan oleh perusahaan. Misalnya perusahaan A berinvestasi di perusahaan B, maka nantinya perusahaan A harus mencatat aktivanya yang berupa investasi di dalam neraca.

Pemanfaatan Aset

Aset adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di hari tua. Untuk manajemen, di dalam membaca neraca, nilai aset perlu dicermati sebab menjadi dasar pengukuran prestasi keuangan perusahaan. Ukuran ini menjadi perbandingan prestasi sesuatu perusahaan dengan prestasi perusahaan yang lain dalam hal yang sama, apakah lebih baik atau tidak, sehingga bisa menjadi dasar keputusan manajemen untuk mempertahankan atau meningkatkannya.

Download Aplikasi Perencanaan Keuangan Disini

Sumber Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s